5 Kesalahan Umum dalam Email Transaksional yang Merugikan Bisnis Anda

Hal terpenting untuk bisnis adalah apa yang ingin didengar konsumen. Dimana konten dimaknai King of Business maka jangan salah buat pesan email yang dipersonalisasi untuk terlibat dengan pelanggan.

Email transaksional telah menjadi bagian integral dari bisnis. Tidak hanya bisa meningkatkan pendapatan dan loyalitas pelanggan tapi juga mengurangi biaya. Email transaksional memiliki tingkat open delapan kali lebih besar dibandingkan dengan email promosi tradisional. Email transaksional juga dikategorikan sebagai email yang dipicu, otomatis, real-time dan personal.

Email transaksional adalah pesan otomatis yang masuk ke inbox pelanggan untuk menanggapi tindakan spesifik yang dilakukan di situs web atau terkadang juga di mobile apps untuk penggunanya yang No Action.

Kasus penggunaan email transaksional yang umum meliputi; Pendaftaran, verifikasi, reset password, transaksi keuangan, konfirmasi pesanan / pengiriman. Email ini juga digunakan untuk mengirim lansiran seperti In Stock, pengabaian keranjang belanja, kupon kadaluwarsa, daily digests dan newsletter mingguan.

Kita hidup di era dimana marketer mengirim email untuk meningkatkan customer engagement dan bisnis mengirim email transaksional untuk konfirmasi pengiriman dan pesanan. Saat ini berbagai brand menggunakan email transaksional untuk membangun kepercayaan pelanggan dan meningkatkan keterlibatan pelanggan mereka. Email transaksional sangat meningkatkan pengenalan brand karena pelanggan dapat berhubungan dengan brand. Sebagian besar email konfirmasi pesanan membawa logo merek dan tanda tangan. Email ini juga membantu bisnis menghasilkan pendapatan.

Jika Anda tidak membuat kesalahan, Anda tidak belajar apapun. Anda bisa belajar dari kesalahan Anda untuk mengubah kegagalan Anda menjadi keuntungan. Seperti yang dikatakan Richard Branson, “Satu hal yang pasti dalam Bisnis. Anda dan semua orang di sekitar Anda akan membuat kesalahan “.

Jadi, mari kita tuntun Anda melalui lima kesalahan umum yang bisa berakibat fatal bagi bisnis Anda apabila tidak diperbaiki.

Kesalahan 1

Persepsi yang salah bahwa semua email transaksional akan menjangkau inbox pelanggan. Sekitar 25% email transaksional tidak masuk ke dalam inbox. Email transaksional yang hilang dapat mengurangi pendapatan bisnis. Bisnis harus mendapatkan keuntungan maksimal dengan mengoptimalkan reputasi email mereka. Email transaksional yang diharapkan yang tidak mencapai inbox menyebabkan user experience yang buruk dan panggilan tambahan ke support center Anda.

Jangan lupakan untuk memperhatikan pengiriman email. Spam adalah email yang tidak diinginkan dan tidak relevan, dikirim secara massal ke daftar subscriber. Google, Yahoo, dan AOL adalah penyedia layanan internet ISP yang mengidentifikasi email spam. Email diberi label sebagai spam jika domain atau alamat IP tidak dapat dipercaya atau isinya mencurigakan.

Anda ingin menemukan cara untuk meningkatkan deliverability email dengan menambahkan SPF (Sender Policy Framework) dan DKIM (kunci Domain yang diidentifikasi mail) ke pengaturan DNS Anda. DNS (Domain Name servers) memelihara direktori nama domain dan menerjemahkannya ke alamat IP (Internet Protocol). SPF dapat menuliskan daftar server yang seharusnya diizinkan untuk mengirim email untuk domain tertentu. Sementara di sisi lain DKIM memverifikasi apakah konten email itu asli dan dapat dipercaya.

Anda harus menerapkan berbagai filter ke alur kerja Anda untuk memperbaiki reputasi email Anda. Penerima email dapat menandai email Anda sebagai spam karena dia tidak mengingat Anda. Kita perlu memeriksa garis “Dari” dan “Subjek” secara kritis. Mereka kebanyakan membantu pelanggan untuk segera mengidentifikasi pengirimnya.

Kesalahan 2

Email memang akan bounced dan itu tidak apa-apa.

Apa itu email bounce?

Bouncing terjadi saat email dikembalikan ke server subscriber karena kegagalan server sementara / permanent dari email server subscriber.

Soft Bounce Vs Had Bounce

Soft bounce berarti alamat email penerima itu valid namun pesan emailnya belum sampai ke server surat penerima, karena alasan berikut:

  • Kotak surat penuh
  • Server sedang down. Server email sementara tidak tersedia, overloaded, atau tidak ditemukan
  • Pesan terlalu besar untuk kotak masuk penerima
  • Penerima sementara tidak tersedia

Di sisi lain, hard bounce adalah saat email belum sampai ke inbox penerima karena salah satu alasan berikut:

  • Alamat email tidak valid

Alamat email tidak ada – alamat email bisa salah ketik atau penerima surat mungkin telah meninggalkan organisasi. Hal ini juga dimungkinkan bahwa penerima telah memberikan alamat email yang salah.

Soft dan hard bounce tidak berada dalam perahu yang sama dimana soft bounce yang sebenarnya merupakan masalah jangka pendek. Daftar email Anda tidak perlu menghapus alamat email yang menyebabkan bouncing jangka pendek. Alamat yang tidak benar atau tidak valid yang menyebabkan hard bounce lah yang harus benar-benar terhapus dari daftar email Anda.

Tidak ada lagi bounce

Sebelum mendesain email yang mencolok, Anda harus fokus pada verifikasi email dan layanan pembersihan email. Daftar email tidak boleh menyertakan id email yang salah, domain atau kesalahan ketik. Jika Anda mengirim email ke ID hard bounce, tentu hal itu membawa ancaman potensial ke domain Anda dan reputasi IP dan MSPs mungkin memberi Anda label sebagai spammer. Daftar email yang bersih memungkinkan bisnis mengikat nama-nama pelanggan mereka yang paling terlibat.

Anda harus menyimpan daftar email dengan bersih dan menyingkirkan alamat email yang tidak valid, tidak responsif dan duplikat. Anda juga harus mengirimkan email konfirmasi ke pengguna yang berlangganan. Proses mengambil izin dari pengguna disebut double opt-in. Penerima email login untuk menerima email, setelah itu dia menerima email pertamanya dengan link konfirmasi, dan dia tidak akan menerima email kedepannya kecuali dia mengklik link atau balasannya secara langsung.

Kesalahan 3

Mengapa kita bahkan memikirkan kecepatan email? Apakah hal tersebut penting?

Berapa banyak dari kita yang membahas kecepatan email? Kami selalu berbicara tentang tingkat inbox, tingkat respons, email yang hilang dan email yang masuk ke spam. Mari fokus pada seberapa cepat email masuk ke kotak masuk. Email yang hilang dapat mengakibatkan kehilangan penjualan, meningkatkan panggilan pelanggan dan pada akhirnya menjadi pelanggan yang tidak bahagia.

Lihat Gambar di bawah ini untuk memahami seberapa penting kecepatan email bagi kebanyakan pelanggan dan bisnis Anda.

v1

Memilih penyedia layanan email yang tepat (ESP) bisa mengubah keadaan secara dramatis dan secara signifikan meningkatkan kecepatan pengiriman.

Kesalahan 4

Mengapa melacak email transaksional? Tidak ada gunanya.

Karena kita berbicara tentang pelacakan email transaksional, mari kembali ke dasar-dasar. Kita semua tahu betapa sulitnya melacak email transaksional. Tapi saat ini, semuanya telah benar-benar berubah. Jika Anda memilih untuk tidak melacak email transaksional Anda, lalu bagaimana Anda akan mengetahui jumlah email bounce atau spam?

NetCORE dapat melacak berbagai jenis email transaksional. Kami bisa mengembangkan wawasan dari notifikasi yang berasal dari server email. Anda bisa mendapatkan jumlah email bouncing untuk mendapatkan ide mengenai bagaimana email Anda dilihat oleh pihak ketiga yaitu ISP. Ada berbagai cara untuk meningkatkan deliverability email. Itu semua tergantung pada data yang Anda kumpulkan dari email transaksional. Tingkat terbuka dan klik pada basis per pengguna cukup memberi umpan balik email transaksional.

Kesalahan 5

Saya tidak membuat apa pun dari email transaksional.

Ini adalah kesalahpahaman yang sangat umum. Email transaksional tidak hanya berisi pemberitahuan transaksional. Anda tidak perlu menyebutkan metode pembayaran atau uang dalam email transaksional. Email transaksional adalah tentang aktivitas akun pengguna atau transaksi. Pesan email bisa berupa pemberitahuan produk yang dipersonalisasi, pengingat kata sandi atau konfirmasi pembelian. Email transaksional mencakup email yang dipicu oleh tindakan pelanggan. Bisa jadi: pengguna tindakan mengambil secara langsung, sebuah tindakan yang menjadi sasarannya atau, bahkan mungkin kelambanan dari pihaknya.

Bisakah email transaksional menguntungkan bisnis Anda? Dengan tingkat open dan klik yang tinggi, email transaksional memiliki tingkat keterlibatan yang sangat tinggi. Email transaksional tidak hanya bisa menghasilkan pendapatan tapi juga melayani multiguna. Dari saluran pendukung hingga konten promosi, koneksi real time dengan pelanggan meningkatkan keuntungan. Email transaksional juga membangun loyalitas merek dan meninggalkan kesan abadi dengan pengguna.

Contoh: Retailer produk online menemukan bahwa 40% pendapatan emailnya berasal dari pesan transaksional / terpicu, yang hanya menghasilkan 4% volume. Sebuah situs perjalanan utama menghasilkan 45% keuntungan email dari pesan yang dipicu yang membentuk hanya 3% sampai 5% dari total volume pesannya.

Kesimpulan

  • Email transaksional adalah nilai nominal dari brand Anda, mereka memerlukan perawatan khusus.
  • Selamatkan diri Anda dari banyaknya Manual Customer Handling, atur pemicu Anda dengan benar.
  • Manajemen bouncing adalah kunci untuk mengirimkan email ke dalam kotak masuk.
  • Otentikasi adalah suatu KEHARUSAN dan tidak dapat diabaikan.
  • Pelacakan akan membawa insight bermanfaat yang akhirnya akan berubah menjadi pendapatan.
  • Promosi silang adalah bisnis yang serius, kerjakanlah dengan serius.

Libatkan Marketing ke dalam formasi Template Creation & Trigger formation Strategy Anda.

5 Kesalahan Umum Marketing Automation

artikel email

Tahukah Anda bahwa banyak marketer terkenal di dunia menggunakan marketing automation untuk menjangkau customer mereka? Marketing automation pada dasarnya berarti menggunakan tools untuk mengotomatisasi proses seperti integrasi data customer, email marketing, customer segmentation, dan campaign management.

failed

Statistik yang ada dari berbagai sumber menunjukan bahwa sekitar 40% perusahaan di dunia gagal dalam menggunakan marketing automation untuk meningkatkan performa marketing mereka atau pun mengurangi anggaran.

Namun, selalu ada pertanyaan teknologi marketing automation seperti apa yang dapat dimanfaatkan untuk mendapatkan hasil yang terbaik. Dalam artikel ini, kami mencoba untuk mengedukasi bagaimana Anda dapat menganalisa penggunaan marketing automation agar terhindar dari kegagalan.

91% pengguna marketing automation yang berhasil dalam meraih peningkatan sales dan pengurangan marketing cost setuju dengan fakta bahwa marketing automation merupakan faktor utama bagi kesuksesan perusahaan manapun. Mereka menilai bahwa marketing automation adalah cara yang baik untuk menjangkau sejumlah besar orang dengan sedikit usaha.

Untuk memastikan bahwa strategi dan perencanaan Anda dalam menggunakan marketing automation memberikan hasil yang baik seperti yang Anda harapkan, maka Anda perlu melakukan pendekatan dan strategi yang tepat. Sebagian besar perusahaan yang gagal dalam marketing automation menggunakan strategi yang tidak tepat, maka akan berakhir dengan hasil kinerja yang tidak efektif pula.

Berikut adalah beberapa kesalahan utama yang mungkin Anda lakukan ketika mengalami kegagalan dalam marketing automation:

  1. Kurangnya Persiapan Strategi Marketing

Ini adalah kecenderungan banyak perusahaan untuk memulai otomasi pemasaran tanpa strategi dan perencaan yang jelas. Jelas hal tersebut adalah pintu menuju kegagalan. Dalam menggunakan marketing automation, ada kebutuhan untuk memiliki strategi marketing yang komprehensif karena itulah satu-satunya jalan yang jelas untuk sebagai patokan. Apa yang ingin Anda capai dengan marketing automation? Dengan menjawab pertanyaan ini akan memberi Anda strategi sukses menuju hasil marketing automation yang baik.

Saat terlibat dalam campaign, pastikan Anda memiliki harapan dan tujuan yang jelas dalam memprediksi hasil campaign Anda terlebih dulu. Tujuan yang terukur penting untuk bisnis apa pun untuk meraih sukses dalam marketing automation. Dengan hasil yang diharapkan, menjadi mudah untuk melakukan otomatisasi pemasaran yang sukses.

  1. Tidak Adanya Target Customer

Dari semua kesalahan lain dalam marketing automation, tidak adanya target customer adalah salah satu yang terburuk. Hal ini dapat terjadi ketika campaign marketing ditujukan kepada individu-individu secara random yang tidak tertarik dengan apa yang ditawarkan perusahaan.

Memiliki banyak customer pada database Anda dapat memberi kesan palsu bahwa Anda menjangkau target customer yang besar padahal kenyataannya tidak demikian, terutama bila Anda belum menjangkau target customer yang tepat.

Walaupun mengirim email penjualan ke sejumlah besar customer dapat dianggap sebagai sarana yang baik untuk menghemat waktu dalam menjangkau mereka, namun masih perlu mempertimbangkan seberapa efektifnya. Market research diperlukan untuk memastikan jumlah prospek yang memiliki kemampuan untuk berkonversi. Anda dapat mempertimbangkan untuk mengirim email kepada orang-orang yang pada satu titik menunjukkan ketertarikan pada apa yang Anda tawarkan daripada memaksakan pengiriman pesan secara random.

  1. Salah Konten

Tahukah Anda konten dalam pemasaran selalu menjadi yang utama? Ketika Anda mengirim konten yang salah ke customer Anda, maka Anda berkemungkinan besar akan kehilangan sejumlah prospek. Dan jika niat Anda adalah mengirim newsletter kepada customer Anda, maka Anda harus memastikan relevansi dan kejelasannya.

Intinya adalah, personalisasi konten itu perlu. Di sinilah email diarahkan ke masing-masing customer dengan identitas mereka. Menurut survey pada IBM Digital Experience, 56% marketer memegang persepsi bahwa konten yang dipersonalisasi mengarah ke tingkat engagement yang lebih tinggi dibandingkan dengan konten yang tidak dipersonalisasi. Dalam hal ini, usaha Anda dalam menciptakan konten harus melampaui relevansi dan kejelasan dengan menonjolkan unsur personalisasi.

Konten yang tepat akan membuat campaign Anda berhasil, sebaliknya apabila konten tidak tepat justru akan membuat Anda bisa saja kehilangan customer selamanya. Sebagai contoh, Anda menawarkan produk-produk kosmetik kecantikan kepada customer pria. Hal tersebut sudah salah dari segi apapun dan sangat tidak relevan.

Selain itu, konten yang Anda kirim melalui program automation harus sesuai dengan elemen yang meyakinkan. Perhatikan bahwa tujuan mengirim email ke customer tersebut adalah memastikan bahwa Anda memenangkan kepercayaan dan loyalitas mereka. Dalam hal ini, kalimat meyakinkan dianggap perlu!

  1. Automation Tools yang Salah

Inilah tantangan dan kesalahan utama yang dibuat oleh perusahaan yang menggunakan marketing automation. Meskipun mungkin ada begitu banyak alat otomatisasi yang Anda inginkan, tidak semua bisa menjamin kesuksesan Anda pada akhirnya. Sebagai solusi, Anda dapat berkonsultasi dengan para ahli yang menawarkan jasa serupa untuk memastikan apa yang benar-benar Anda perlukan untuk mencapai kesuksesan melalui marketing automation.

Idenya adalah merencanakan ke depan sebelum memilih program otomatisasi untuk marketing campaign Anda. Pastikan untuk merencanakan keseluruhan proses marketing bahkan sebelum Anda memilih alat yang Anda inginkan. Pilihan Anda harus dipandu oleh tujuan dasar, bukan yang lain.

  1. Gagal Testing dan Mengoptimalkan

Selalu ada persepsi yang salah bahwa pengoptimalan dan testing tidak begitu penting saat otomasi diterapkan. Ini bukan hanya persepsi yang keliru tapi juga bunuh diri namanya. Otomatisasi tidak berarti Anda harus mengabaikan pengoptimalan.

Optimalisasi membantu memaksimalkan semua proses bisnis Anda. Hal ini penting langsung dari penciptaan produk hingga penjualan dan konversi. Jangan hanya mengotomatisasi, tapi tetap optimalkan proses Anda. Ini akan membantu bisnis Anda untuk tetap sukses dalam waktu lama.

Selain itu, testing sangat penting. Misalnya, konten yang Anda kirim melalui email harus diuji pada sejumlah pelanggan tertentu untuk memastikan apakah pengaruhnya menguntungkan bagi bisnis yang bersangkutan. Jika konten memang bermanfaat, maka Anda bisa terus maju dan menyebarkannya ke kelompok yang lebih besar. Jangan lupa untuk memasukkan link dan keyword yang kuat untuk tujuan optimasi.

Maka dapat disimpulkan bahwa sekarang Anda memahami beberapa kesalahan yang harus Anda hindari dengan segala cara ketika menyangkut marketing automation. Dengan demikian, Anda harus menghindari semua kesalahan yang ada dan bertujuan pada kesempurnaan. Ingat prinsip sebagai berikut, “Sending the right content to the right people using the right channel at the right time”.

Email – Andalan di 2017 dan Seterusnya

artikel email

Netcore mengatakan bahwa email akan tetap menjadi andalan di tahun 2017 dan seterusnya. Berikut adalah statistik yang mengesankan:

  • Hampir 2,6 miliar orang menggunakan email di seluruh dunia, baik dari pengguna bisnis maupun pengguna konsumen – Radicatti Group
  • 72% orang dewasa di Amerika Serikat mengirim atau menerima email pribadi melalui ponsel cerdas, setidaknya seminggu sekali – Forrester
  • 81% pelaku belanja online lebih cenderung melakukan pembelian tambahan, baik secara online atau di toko, hal ini didasari oleh email berdasarkan perilaku belanja dan preferensi sebelumnya oleh pelaku – Harris Interactive

Sebagai pelopor di lapangan, kami telah terlibat dalam solusi email hampir 19 tahun dan kami disini ingin memberitahu Anda bahwa email sebagai jalur untuk keterlibatan konsumen telah dan akan tetap menjadi andalan di 2017 dan seterusnya.

Gmail sendiri memiliki 1 miliar pengguna di seluruh dunia, dan Radicati Group memprediksi bahwa aka nada 3 miliar pengguna email di seluruh dunia pada tahun 2020.

Tidak pernah ada yang lebih penting bagi marketer untuk menyimpan email sebagai kunci dari marketing toolboxnya. Tapi, sekarang email seperti yang telah kita ketahui telah berevolusi.

Berikut adalah cara mendapatkan jarak tempuh maksimum dari saluran yang tetap merupakan jenis komunikasi yang paling terpercaya oleh pelanggan:

  1. Data, data, dan data!

Pemasaran berbasis data menentukan jenis email yang dapat dikirim marketer kepada pelanggan. Mengamati pelanggan secara dalam dapat membantu Anda menganalisis perilaku pelanggan dan membuat komunikasi melalui email kedepannya berdasarkan hal tersebut.

  • Komunikasi one-to-one

Pelanggan berkembang dan begitu pula ekspektasi mereka. Brand yang mengirimkan konten yang dipersonalisasi secara acak di email akan mengalami tingkat click dan open yang lebih baik. Pelanggan senang diperlakukan seperti Anda mengenal mereka dan memahami kebutuhan mereka.

  • Konten yang tepat, dengan format yang tepat, dan pada saat yang tepat

Sebagian besar anak berusia 14 tahun tidak akan membuka email tentang perbankan. Email masa depan akan disesuaikan dengan sempurna kepada penerimanya dan akan dirancang dengan cara yang responsif pada perangkat cerdas yang berbeda-beda. Generasi millennials diperkirakan merupakan segmen pelanggan yang paling didambakan oleh brand karena daya beli tahunan mereka yang lebih tinggi di tahun-tahun mendatang. Untuk menciptakan hubungan yang demografis ini khususnya, brand perlu mengirim email pada waktu yang tepat. Ini akan membantu memperbaiki tingkat respon tanpa kehilangan momentum.

  1. Konten email real-time

Email tradisional bersifat statis dan tidak berubah, yang terkadang membingungkan bagi penerimanya. Pertimbangkan sebuah situs web eCommerce yang baru saja mengumumkan flash sale di situsnya untuk waktu tertentu. Dengan email tradisional, pesan akan selalu tetap sama tidak peduli jam berapa konsumen membukanya. Namun, dengan alat email real-time, perubahan konten (jumlah jam tersisa untuk penjualan flash sale) bergantung pada waktu konsumen membuka email, yang telah ditunjukan untuk mendorong tingkat membuka email menjadi lebih tinggi.

  1. Otomasi dan email terintegrasi

Bagaimana Anda mengirim email dengan konten yang tepat, kepada orang yang tepat, pada waktu yang tepat dan perangkat yang tepat? Satu kata: otomatisasi! Otomasi telah meningkatkan pemasaran email dengan membantu marketer mengotomatisasikan kampanye email mereka, melengkapi mereka dengan real-time insights dan menghemat banyak waktu. Dengan munculnya fitur seperti segmentasi dan rekomendasi lanjutan, marketer dapat menghadirkan pengalaman pelanggan yang kontekstual dan personal di seluruh perangkat. Otomasi juga mengintegrasikan saluran komunikasi lainnya seperti SMS, voice, push notifications, aplikasi mobile, dan lainnya dengan email. Otomasi pemasaran memang akan membantu marketer meningkatkan keterlibatan pelanggan dan ROI.

Marketer dapat yakin bahwa email akan terus menjadi andalan perpesanan personalisasi jangka panjang untuk brands di masa yang akan datang. Selama Anda terus mengirim yang benar!

Good luck and happy emailing!

Bicara Dengan Pengunjung Anonymous Melalui Netcore Smartech

Anonymous Image

“Dimana tempat liburan terbaik di Bali?”

“Apa asuransi kesehatan terbaik?”

“Dimana tempat terbaik untuk membeli AC?”

Apa hal pertama yang akan Anda lakukan untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan di atas?

Tentu saja mencari di internet. Tapi apakah Anda log in pada tiap website yang Anda kunjungi? Tidak selalu kan.

Demikian pula, banjir pengunjung pada website Anda dengan alasan apapun tetapi tidak selalu log in.

Nyatanya, beberapa penelitian menyatakan bahwa sekarang sebagian besar pengunjung website adalah Anonymous – sebesar 97 hingga 98 persen. Itu artinya sebagian besar perusahaan memiliki akses hanya 2 hingga 3 persen dari alamat email pengunjung atau identitas yang memenuhi syarat website agar teridentifikasi. Hal yang serupa terjadi di mobile apps – traffic anonymous yang terbilang besar.

Lalu apa maksudnya hal tersebut?

Pengunjung Anonymous bisa diibaratkan tambang emas yang belum dimanfaatkan oleh marketer!

Jadi, membangun hubungan yang kuat dengan para pengunjung sangat penting. Strategi pemasaran yang dipikirkan dengan baik dapat memberi Anda kekuatan dan kemampuan untuk mengubah pengunjung Anonymous ini menjadi pengunjung yang teridentifikasi, dan akhirnya menjadi pelanggan yang setia.

Mari lihat bagaimana untuk memulai percakapan dengan pengunjung Anonymous?

Teknologi pemasaran yang terus berkembang tidak pernah berhenti untuk memukau dunia. Dengan Netcore Smartech, sekarang Anda dapat dengan mudah melacak aktivitas pengunjung situs web dan aplikasi Anda, dan mengumpulkan informasi perilaku mereka melalui beberapa saluran.

Offsite Engagement – Bila pengunjung menjauh dari situs web atau aplikasi Anda, Anda dapat terlibat dengan mereka melalui pesan yang dapat diklik di luar kantor melalui Browser Push Notifications dan App Push Notifications. Kedua hal tersebut adalah sarana untuk mengarahkan mereka kembali ke situs / aplikasi Anda.

Onsite Engagement – Saat pengunjung berada di situs web atau aplikasi Anda, bantulah mereka dalam perjalanan mereka melalui konten penayangan yang dipersonalisasi melalui Web Messages dan In-App Messages. Bantu mereka memahami langkah selanjutnya yang dapat mereka lakukan untuk mencapai tujuan mereka pada property brand Anda.

Mengirim pesan tepat waktu dengan konten menarik dan tombol call-to-action yang menarik, dapat memberikan Anda hasil yang baik.

Semakin banyak tindakan yang dilakukan pengunjung, semakin banyak yang Anda ketahui tentang mereka. Di satu sisi, Anda mengidentifikasi mereka sebelum mereka mengidentifikasi diri mereka sendiri. Jadi, jangkauan Anda menjadi lebih dan lebih menarik lagi.

Netcore Smartech tidak hanya menawarkan pelacakan aktivitas di web dan aplikasi, namun juga menyediakan segala cara untuk melakukan penukaran di tempat dan di luar kantor seperti yang disebutkan di atas.

Begitu pengunjung mendaftar atau membuat akun, data kontak Anonymous ini menjadi pengunjung yang teridentifikasi. Lagi, Netcore Smartech dapat memainkan peran penting. Ini dapat mengintegrasikan semua data aktivitas Anonymous terkait yang dikumpulkan dari waktu ke waktu, ke pengunjung tertentu.

Anda sudah mengenal pengunjung Anda dengan baik karena Anda telah mengidentifikasi banyak potongan teka-teki Anonymous. Bila Anda dipersenjatai dengan semua data ini, sebagai marketer, apa yang bisa menghentikan Anda dalam memberikan pengalaman personal terbaik kepada mereka?

Go ahead and connect your dots, orang lain sudah dalam perjalanan!

Hubungi Marketing Technology Expert sekarang juga di Frontier Technology!

 

Ide Pemasaran Ponsel: Peluang Dan Kemungkinan Pada Pemasaran Ponsel

Kita membawa ponsel kita hampir setiap waktu. Ketika berbisnis, terhubung dengan teman dan bahkan untuk hiburan. Hal ini menyebabkan munculnya saluran komunikasi baru yang meningkatkan tingkat respons terhadap kampanye pemasaran.

Pemasaran secara ponsel mungkin telah muncul sebagai alat komunikasi yang paling manjur. Hal itu dapat digunakan untuk memperoleh visibilitas, membangkitkan awareness, meningkatkan engagement dan memelihara loyalitas brand. Pemasaran melalui ponsel berpotensi menyebar di spektrum komunikasi sebagai pelengkap.

Pemasaran melalui ponsel telah matang dalam beberapa tahun terakhir, namun sebagian besar marketer belum menggunakannya. Hal ini terutama karena rendahnya pendidikan pemasaran melalui ponsel. Menurut saya, inilah saatnya memasukkan iklan mobile ke dalam communication mix. Tapi pada saat yang sama, juga penting untuk mendidik marketer, brand dan agensi. Hal tersebut telah melewati tahap percobaan, dan siap menjadi bagian integral dari communication mix.

Ide Pemasaran Mobile

Pada tahun 2012 dan seterusnya, kita akan menyaksikan lebih banyak ide komunikasi mobile yang bisa dijalankan dan para brand manager merangkul pemasaran ponsel ke dalam strategi komunikasi mereka. Beberapa gagasan yang muncul di benak saya adalah:

Pendaftaran Pengguna: Kampanye melalui ponsel dapat dirancang untuk membangun basis data pengguna yang bersih untuk mendukung brand atau kampanye lainnya.

Otorisasi Transaksi: Di era internet dan mobile commerce, penting untuk memiliki basis data pelanggan yang bersih dan authorized. Otorisasi transaksi adalah salah satu elemen kunci transaksi online. Otorisasi transaksi API menawarkan layanan aman.

Verifikasi Utama: Penting bagi transaksi online untuk memastikan keakuratan nomor ponsel guna memperlancar penutupan penjualan. Begitu juga dengan pentingnya proses verifikasi ponsel.

Dukungan Pelanggan Mobile: Sistem pendukung pelanggan mobile mengelola permintaan dukungan pelanggan dan meng-patch panggilan dengan perwakilan masing-masing dan menghilangkan waktu tunggu bagi pelanggan.

Masukan Pelanggan: Nomor feedback pelanggan adalah nomor virtual yang disertakan dalam semua jaminan komunikasi. Nomor feedback pelanggan meningkatkan tanggapan hingga 10 kali lipat.

Pengiriman Kupon: Munculnya eCommerce dan mobile commerce telah meningkatkan pentingnya kupon mobile. Hal tersebut memberikan penawaran khusus dan kode kupon melalui respons SMS Anda.

Verifikasi Cash-on-Delivery: Ini adalah salah satu alat pembayaran potensial untuk transaksi eCommerce. Hal tersebut berdasarkan pengalaman bahwa memiliki nomor ponsel yang terverifikasi untuk transaksi Cash-on-Delivery membantu mengurangi pesanan return.

Keterlibatan Berbasis IVR: Kampanye berbasis IVR bersifat menarik dan mendukung proses keterlibatan brand.

Aktivasi Pedesaan: Lansekap pedesaan di Indonesia memiliki konektivitas mobile yang baik. Kampanye ponsel dengan respons missed call sederhana dapat menciptakan efek yang viral.

Kampanye Janji: Ponsel telah digunakan di Indonesia untuk membuat kampanye janji yang viral dengan respons missed call.

Rujukan Sebaya: Kampanye rujukan ponsel memungkinkan pelanggan menjadi brand ambassador dengan merujuk teman. Hal ini juga digunakan untuk menghasilkan awareness dan database opt-in.

Grup SMS yang Dikelola: Grup SMS yang dikelola adalah grup berbasis tema, yang telah memilih pelanggan. Pesan promosi dapat dikirim ke nomor opt-in, termasuk nomor Do Not Disturb.

Kontes: Ponsel dapat secara efektif digunakan untuk menjalankan dan mengatur kontes yang memungkinkan semua pendukung untuk berpartisipasi. Lebih lanjut, ponsel menawarkan untuk mempersonalisasi kontes dan meningkatkan tingkat keterlibatan.

Kontes Berbasis Game: Hal ini dapat menjalankan dan mengelola kontes yang memungkinkan semua pendukung untuk berpartisipasi. Kontes ini memiliki nilai keterlibatan tinggi.

Voting Siaran Langsung: Acara langsung perlu meningkatkan ketuntasan keterlibatan dan secara progresif menggunakan seluler untuk pemungutan suara, kuis, dll. Voting pada acara langsung memberikan penawaran khusus dan kode kupon melalui respons SMS Anda.

Kontes Kuis: Kontes kuis ponsel semakin banyak digunakan oleh brand untuk kampanye awareness dan engagement.

Jajak Pendapat: Jajak pendapat opini ponsel mendukung permintaan dukungan pelanggan dan menghilangkan waktu tunggu bagi pelanggan.

Rating: Layanan rating ponsel mengevaluasi kinerja brand, layanan, atau bisnis dan dapat digunakan sebagai alat tinjauan proses.

Generasi Utama: Kampanye generasi ponsel dapat memiliki berbagai format dengan angka di semua iklan Anda dan meningkatkan tanggapan hingga 10 kali lipat.

Perbaikan Proses: Ponsel dapat digunakan untuk perbaikan proses fungsi bisnis apapun.

Ide pemasaran dan cakupan implementasi pada ponsel bisa sangat luas. Pemasaran melalui ponsel menawarkan cara yang sangat intim bagi bisnis untuk terlibat dengan pelanggan. Ini juga menawarkan pemasaran proximity Bluetooth, aplikasi ponsel, iklan game ponsel, program loyalitas ponsel, dan mungkin lebih banyak program pemasaran lainnya.

Source: www.netcore.in

5 Alasan Mengapa Bisnis Anda Perlu Marketing Automation

Marketing automation adalah penyumbang terbesar ketika berbicara tentang prospek yang menghasilkan, konversi dan pendapatan. Namun, hanya 5% dari semua bisnis yang ada saat ini telah menggunakan marketing automation (Sumber: VentureBeat). Banyak bisnis yang tidak yakin apakah marketing automation adalah tools tepat untuk mereka dan memiliki dampak besar pada bisnis.

Pada artikel ini, kami membagikan 5 alasan mengapa Anda harus pertimbangkan marketing automation:

  1. Menghubungkan titik-titik digital dari pelanggan dan memberikan mereka experience yang terpadu

Cara kita hidup, berbelanja dan mencari informasi telah berubah dengan cepat selama bertahun-tahun dan penggunaan beberapa perangkat bukanlah hal yang aneh lagi tapi sudah menjadi sebuah peraturan yang mengatur dunia saat ini! Pergeseran mendasar dalam perilaku pelanggan dan ekspektasi informasi on demand yang terus meningkat mengharuskan perusahaan melacak pelanggan di banyak channel, mengirim campaign cross-channel yang koreografi dan menciptakan customer experience yang konsisten. Marketing automation dapat melakukan hal-hal tersebut dengan sangat baik sehingga membawa keseragaman dalam semua upaya pemasaran digital Anda.

  1. Mempersonalisasikan dan tetap relevan

Buku peraturan pemasaran menuntut Anda tetap relevan jika Anda ingin meraih kesuksesan. Inilah satu-satunya oembeda antara kesuksesan dan kegagalan. Personalisasi memaksimalkan relevansi serta mengendalikan tanggapan dan hubungan. Dengan menggunakan alat seperti marketing automation akan memungkinkan kita mendapatkan wawasan pelanggan (langsung dari demografi ke perilaku dan minat pelanggan) dan mengirimkan pesan yang telah ditargetkan dan dipersonalisasi kepada pelanggan yang tepat pada waktu yang tepat. 66% marketer melaporkan bahwa peningkatan pernargetan dan personalisasi adalah keuntungan utama dari marketing automation. (Sumber: State of Marketing Automation 2014).

  1. Meningkatkan Return of Investment (ROI)

Di negara seperti di Indonesia, dimana budget dialokasikan secara murni berdasarkan ROI, yang diperlukan dalam bisnis adalah sistem yang akan membantu menghasilkan pendapatan. Dan ketika berbicara tentang menghasilkan pendapatan, tidak ada tools lain yang memberikan jenis pengembalian seperti marketing automation. Marketing automation memberikan real-time actionable metrics yang memberikan wawasan penting mengenai kesehatan bisnis dan membantu pengambilan keputusan yang lebih baik. Pada kenyataannya, perusahaan papan atas menunjukan bahwa alasan paling kuat mereka untuk menerapkan marketing automation adalah untuk meningkatkan pendapatan (Sumber: Gleanster)

  1. Membantu mencapai tujuan bisnis Anda

Semua bisnis besar maupun kecil membutuhkan marketing automation. Untuk startup, satu-satunya hal yang penting adalah pertumbuhan. Dengan anggaran yang ketat dimana representative penjualan berfungsi ganda sebagai marketer juga, para pemula memerlukan marketing automation sehingga mereka memiliki keunggulan teknis untuk menumbuhkan kualitas, menciptakan awareness dan mempromosikan produk. Ada banyak marketing automation tools yang terjangkau yang dapat digunakan oleh usaha kecil dan menengah (UKM) untuk kebutuhan pemasaran mereka. Bagi perusahaan besar, marketing automation memberikan banyak wawasan tentang big data dan menyederhanakan proses utama.

  1. Mengurangi siklus penjualan yang berlarut-larut dan meningkatkan pengelolaan manajemen

Rerata siklus penjualan telah meningkat 22% selama 5 tahun terakhir (Sumber: Sirius Decisions) dan para pembeli sekarang meluangkan waktu untuk mendidik diri mereka sehingga dapat membuat keputusan yang tepat. Siklus penjualan yang berlarut-larut adalah kekhawatiran yang berkembang bahwa bisnis saat ini dihadapi karena tidak hanya menghabiskan waktu dan sumber daya, namun juga menyebabkan kerugian utama. Tetapi dengan marketing automation, Anda dapat menyusun arus proses utama dan membantu Anda memimpin dasar pemicu perilaku dan memperpendek siklus penjualan.

Jika Anda berpikir tentang marketing automation dan tidak yakin harus memulai darimana, silakan hubungi kami di [email protected] untuk belajar bagaimana marketing automation tools milik kami, Smartech, dapat membantu bisnis Anda.

Kapan Anda harus mengirim Mobile Push Notifications?

Mobile-Push-Notifications1

Menjangkau orang yang tepat pada waktu yang tepat melalui jalur yang tepat selalu menjadi kewajiban marketer untuk mencapai hasil akhir.

Namun beberapa tahun lalu, menentukan jalur yang tepat adalah tugas berat karena sebagian besar aktivitas periklanan terjadi melalui papan reklame atau static, media fisik.

Dengan adanya teknologi digital marketing dan teknologi pemetaan lokasi, telah membuat jalur pemasaran dan strategi perencanaan engagement jadi lebih sederhana untuk para marketer. Teknologi membantu marketer untuk mengumpulkan insights, memahami pelanggan, dan mengembangkan komunikasi yang berarti melalui berbagai jalur digital secara real-time.

“Untuk pertama kalinya pada sejarah manusia, Anda dapat mencolek dua juta orang dan mengatakan, “Hei! Perhatikan ini!” jelas Ariel Seidman. Dan itulah yang dinamakan “Push Notifications”.

Menurut penelitian dari Localystics, pelanggan modern menghabiskan sebagian besar waktu mereka pada smartphone melebihi waktu mereka menonton TV.

Jadi, untuk membantu Anda terlibat dengan pelanggan menggunakan push notifications terbaik, kami telah menemukan yang tepat kapan kami harus mengirimkan Mobile Push Notifications – berdasarkan serangkaian kehidupan nyata dan pengamatan sehari-hari.

Pertama-tama, sangat penting untuk memahami apa yang pelanggan Anda cari dan kapan mereka membutuhkannya! Jika tidak, pelanggan Anda bisa saja melakukan hal sebagai berikut:

Mobile-Notification-Twitter-War2

  1. Pagi dan sore hari adalah waktu dimana pelanggan Anda sedang aktif-aktifnya pada perangkat mobilenya

Sebuah penelitian yang dilakukan di Microsoft oleh Financial Times menegaskan hal tersebut: Pengguna mobile sangat aktif antara pukul 06.00 sampai 09.00 di pagi hari dan pukul 18.00 sampai 23.00 pada malam hari.

mpn3

Apa yang mereka lakukan di perangkat mobilenya?

  • Karena banyak dari mereka yang melakukan perjalanan, mereka membutuhkan sesuatu untuk menemani mereka menghabiskan waktu selama di perjalanan tersebut. Dan hiburan terbaik untuk mereka ada di perangkatnya. Hal tersebut bervariasi, mulai dari mendengarkan lagu, menonton film hingga bermain games.
  • Bagi mereka yang sedang terburu-buru, dan mungkin tidak bisa membaca koran di rumah akan browsing berita melalui artikel di aplikasi berita mereka.
  • Sementara mereka yang merasa canggung bepergian sendiri dan merasa perlu terus berhubungan dengan teman mereka, senang mengobrol di Facebook Messenger atau Whatsapp.

Dari sini, nomor 2 dan 3 adalah target audience utama Anda karena mereka terus mencari sesuatu untuk dibaca.

Anda harus menghindari mengirim banyak push notification pada nomor 1 karena mereka bisa saja merasa terganggu dan akan meng-block atau uninstall aplikasi Anda.

2. Waktu quick search pada perangkat mobile dan pencarian iseng-iseng pada desktop

mpn4

Apa yang dimaksud dengan hal tersebut?

Customer biasanya suka untuk melakukan pencarian cepat mengenai informasi spesifik pada mobile dan meluangkan waktu untuk pencarian iseng-iseng maupun spesifik pada desktop mereka.

Sebagai contoh: Seorang Stock Trader ingin melihat pembaruan pasar minimal 5-6 kali sehari, tapi dia juga ingin membaca tentang Penawaran Dana Baru pada desktopnya agar tidak ketinggalan atau kehilangan informasi tersembunyi apa pun.

Jadi mengirimkan update melalui Push Notifications akan lebih masuk akal dibanding mempromosikan NFO atau kebijakan lainnya pada merek-merek BFSI. Mengirimkan diskon dengan produk tertentu (khususnya produk yang telah dilihat sebelumnya) akan lebih relevan daripada mengirimkan penawaran “Buy 1 Get 1” secara acak untuk brand eCommerce.

3. Kapan generasi millennials berencana untuk meng-uninstall aplikasi Anda

mpn5

Dengan semakin banyaknya anak muda, khususnya mereka yang berusia 18-25 tahun menggunakan smartphone, hal ini juga penting untuk disadari bahwa rerata tindakan uninstall pada aplikasi menjadi tinggi – banyak dari target audience ini terus berkembang dan secara dramatis dapat mempengaruhi skenario pasar berdasarkan suasana hati mereka.

Kenapa mereka meng-uninstall aplikasi?

  • Mereka meng-install aplikasi untuk memenuhi tujuan tertentu dan saat sudah tercapai, mereka akan meng-uninstall. Sebagai contoh, mengunduh aplikasi eCommerce tertentu atau aplikasi Fast Delivery Restaurant hanya untuk mendapatkan penawaran “Buy 1 Get 1” atau “40%” diskon. Sesaat setelah diskon tersebut sudah didapatkannya, mereka akan meng-uninstall aplikasi tersebut.
  • Perangkat mereka tidak memiliki memory yang cukup untuk mendukung aplikasi yang mereka ingin unduh, jadi mereka meng-uninstall aplikasi lain yang ada.
  • Mereka menemukan aplikasi kompetitor yang lebih baik.

Untuk memancing pelanggan seperti ini dan menghentikan mereka agar tidak meng-unsinstall aplikasi Anda, begini caranya:

  1. Kirim Push Notification setelah 36 jam dari penggunaan aplikasi Anda di perangkatnya! Tanya mereka untuk memeriksa fitur spesifik yang mungkin mereka sukai atau produk sejenis yang mungkin menarik bagi mereka, khususnya setelah membeli produk pertama.
  2. Tunjukan relevansi Anda! Edukasi pembaca mengenai kegunaan aplikasi Anda! Sebagai contoh, aplikasi dompet pembayaran dapat meng-push pesan yang mendorong pelanggan untuk membayar utilitas dan tagihan-tagihan melalui aplikasi Anda.
  3. Hindari terlibat dalam perang diskon! Cara terbaik untuk mengatasi persaingan adalah dengan memahami apa yang pelanggan Anda benar-benar inginkan dan menggunakan feedback insights untuk memperbarui experience aplikasi Anda kepada pengguna. (Ini mungkin terdengar kompleks, namun ini akan memenangkan Anda pelanggan seumur hidup!)

Apapun aplikasinya – berita, gaming, travel, makanan, banking, eCommerce dan lain lain, Mobile Push Notifications ada untuk kalian! Sebuah penelitian Wizgo juga mengatakan – “Push notifications meningkatkan keterlibatan aplikasi hingga 88%”!

Jadi, silahkan kirim push notification yang cerdas untuk menyenangkan pelanggan!

Apa Yang Dimaksud Dengan Browser Push Notifications dan Mengapa Anda Harus Menggunakannya Sekarang Juga

x1

Apakah Anda tahu bahwa pengunjung website Anda hingga 98% di antaranya adalah anonymous? Itu berarti bahwa Anda tidak memiliki cara untuk menjangkau mereka. Lalu apa yang harus dilakukan oleh smart marketer? Baca artikel ini secara keseluruhan untuk mengetahuinya.

Pertimbangkan situasi berikut: Anda telah mengatur online store Anda sedemikian rupa dan semuanya berjalan dengan lancar. Kecuali, sebagian besar dari pengunjung meninggalkan website Anda tanpa melakukan pembelian apapun.

Mereka tidak merespon pada email, penawaran, atau bahkan diskon spesial dari Anda! Bukankah hal tersebut cukup membuat Anda frustasi? Eits, jangan menyerah dulu!

x2

Ini adalah saat dimana Anda perlu sejenak berpikir: Apakah ada acara yang lebih baik untuk melakukan ini?

Apakah Anda tahu bahwa Anda dapat menjangkau user Anda bahkan setelah mereka meninggalkan website Anda tanpa perlu mengirimkan email yang menjengkelkan?

Cobalah Browser Push Notifications. Browser Push Notification mengizinkan Anda untuk membangun koneksi melalui browser user Anda, jadi Anda dapat mengirimkan dan menjadwalkan pesan kepada mereka, kapanpun mereka online. Anda dapat memberitahu mereka mengenai artikel yang menarik, penawaran yang berat untuk dilewatkan atau pun sesuatu yang menurut Anda akan menarik perhatian mereka.

Anda dapat mensegmentasikan dan mengkelaskan audience Anda untuk memastikan bahwa Anda hanya mengirimkan mereka pesan yang relevan, sehingga meningkatkan peluang Anda dalam mendapatkan perhatian. Di atas semuanya, Anda dapat menjadwalkan notifikasi Anda untuk mendapatkan timing yang tepat dan meningkatkan tingkat klik Anda hingga 200%!

x3

Browser Push Notifications berfungsi di seluruh browser dan di semua perangkat. Yang Anda perlu lakukan adalah menempatkan kode Java Script pada halaman website Anda, duduklah dan biarkan teknologi yang melakukan sisanya.

Bagaimana Browser Push Notifications bekerja?

Browser Push Notifications membantu Anda menjangkau user Anda, saat user menurunkan saluran penjualan Anda, maka Browser Push Notification akan mengembangkan sales Anda. Berikut adalah bagaimana mereka berfungsi:

x4

Jika user ikut serta, maka lain kali mereka mengunjungi halaman produk namun tidak jadi membeli karena beberapa alasan, marketer dapat memastikan user mendapat notifikasi pribadi 30 menit kemudian (atau kapanpun sesuai yang ditentukan oleh marketer). Notifikasi akan menampilkan produk yang mereka lihat dan inginkan sebelumnya.

x5

Sekarang bagaimana apabila user tidak mengklik pada notifikasi yang muncul, atau menutupnya tanpa melakukan tindakan apapun? Beberapa hari kemudian, Anda dapat memastikan user akan mendapatkan notifikasi pribadi lainnya yang menunjukan produk best-selling dari kategori yang sama dimana user menunjukan ketertarikan.

Berikut adalah notifikasi yang tersampaikan pada pojok kanan atas pada perangkat Mac dan pojok kiri bawah pada Windows.

Ketika notifikasi tersebut di-klik, mereka akan membawa user kembali ke landing page yang ditentukan oleh si pengirim.

Katakan Anda ingin terhubung dengan mobile users Anda namun Anda tidak memiliki mobile apps. Tak perlu khawatir, Browser Push Notifications berfungsi seefisien pada mobile browser, memungkinkan marketer untuk go mobile sekalipun dengan tidak adanya aplikasi.

Experience yang dilihat user akan sama persis dengan yang ada di desktop browser ketika memilih apakah mau menerima notifikasi atau tidak.

x8

Dengan jangkauan internet dan kelangsungan experience, Browser Push Notifications adalah tools yang sangat berguna.

Mengapa menggunakan Browser Notifications?

Marketer dapat membangun engagement yang lebih baik pada website menggunakan Browser Push Notifications dengan cara yang sangat cost-effective. Mereka membantu Anda pada hal-hal sebagai berikut:

  • Libatkan kembali user yang sudah tidak aktif

Ini memungkinkan marketer untuk menjangkau user yang telah bertransaksi pada website sebelumnya namun tidak pernah kembali. Fitur ini membantu meningkatkan kunjungan secara berulang-ulang.

  • Peringatan pengabaian cart

Peringatan ini melibatkan penargetan tailor-made dengan meringkas rekomendasi perjalanan melalui rekomendasi berdasarkan pada item yang terabaikan pada cart.

  • Peringatan harga turun

Anda dapat mengingatkan user Anda seketika ada penurunan harga pada produk. Peringatan ini dapat dikirimkan kepada user yang telah membeli produk serupa, menunjukan kecenderungan membelinya di masa lalu atau yang mengabaikannya pada cart mereka.

  • Memperoleh user baru

Anda dapat memicu first sale dengan mendisain penawaran seputar pembelian pertama user khususnya untuk produk yang popular.

  • Peringatan re-stock

Mengirimkan notifikasi kepada user mengenai ketersediaan re-stock yang pernah menarik minat mereka.

  • Personalisasi

Manjakan audience Anda dengan penawaran yang berarti melalui rekomendasi yang dipersonalisasi

  • Opt-in yang lebih tinggi dibanding email

Poin ini seharusnya sudah bukan kejutan lagi, sebagaimana opting in dan opting out dari Browser Push Notifications jauh lebih simple dibanding dengan email dimana user perlu memasukan secara detail alamat email mereka atau detail kontak lainnya.

  • Akses ke user yang sedang tidak berada di website Anda

Sebagian besar bisnis memiliki penawaran berjangka yang menawarkan promosi yang seringkali terlewatkan begitu saja oleh target audience mereka, mengingat user tidak mungkin berada di website secara terus-menerus. Untuk menghindarinya, Browser Push Notifications adalah solusi yang sempurna. User tidak harus berada pada website untuk menerima notifikasi.

Singkatnya, Browser Push Notifications adalah tool yang tepat untuk meningkatkan penjualan dan re-engagement pada user dengan mendorong marketer dapat menyentuh dasar dari user yang tidak aktif melalui notifikasi yang dipersonalisasi.

5 Fitur Marketing Automation Tool Yang harus Anda Miliki

https://s16.postimg.org/9zx5blchh/image.png

Ok, jadi Anda telah mengumpulkan banyak data. Anda telah lebih tersegmentasi sesuai dengan parameter tertentu dan sekarang mungkin Anda sudah mulai menargetkan pelanggan yang tepat pada semua media. Tapi tunggu dulu, apa saja langkah-langkah yang terlibat dalam proses ini?

  1. Apakah Anda secara manual menambahkan kontak tersebut ke database Anda?
  2. Apakah Anda menggunakan layanan terpisah untuk menargetkan mereka di beberapa saluran?
  3. Apakah Anda menggunakan beberapa JavaScript untuk menganalisa dan melibatkan pengguna di website Anda?
  4. Apakah timing Anda untuk menjangkau para pengguna sudah direncanakan sebelumnya? Apakah itu tergantung pada kebaruan atau frekuensi kontak yang terhubung dengan Anda?
  5. Apakah Anda ingin mendasarkan komunikasi Anda pada tindakan pengguna, namun dibutuhkan waktu berhari-hari untuk menganalisa dan memahami tindakan pengguna, yang mana saat itu mungkin saja pengguna sudah pindah ke competitor?

Jika jawaban Anda untuk pertanyaan di atas adalah “Ya”, maka Anda tidak memiliki gambaran yang jelas tentang bagaimana masing-masing pengguna Anda lakukan pada saluran yang berbeda seperti email, SMS, push notification, website, dan aplikasi. Anda perlu mulai mencari alat Marketing Automation sekarang juga!

Jadi apa saja fitur dalam alat Marketing Automation yang Anda tidak bisa lakukan tanpanya?

  • Unified View of Dashboard & Contact Management

https://s16.postimg.org/ciiuc9y7p/image.png

Sebuah fitur manajemen kontak dasar yang memungkinkan Anda menambahkan atau menghapus kontak dari database, mungkin juga membantu Anda membuat daftar terpisah untuk khalayak yang terpisah pula. Tetapi, cobalah untuk mencari alat yang juga menawarkan fitur seperti:

  1. A unified view of a single contact: Dimana Anda dapat memeriksa bagaimana kontak bereaksi pada atau bekerja pada beberapa saluran, Anda dapat menargetkan mereka pada saluran yang tepat dan meningkatkan ROI Anda.
  2. Anonymous user support with late binding: Beberapa perusahaan top-notch sudah mulai menggunakan fitur ini yang membantu Anda melacak pengguna Anonymous Anda, yang melakukan aktivitas pada website tanpa masuk atau daftar. Ini akan meng-patch data historis dengan data saat setelah pengguna telah melakukan transaksi atau terdaftar dengan Anda, sehingga seluruh kegiatan pengguna sebelumnya dapat diidentifikasi dan dicatat. Hari ini, ketika sebagian besar besar pengguna meragukan untuk mendaftar dengan website atau produk baru, fitur ini dapat menjadi anugerah.
  3. Advanced segmentation on contacts: Brands sudah seharusnya dapat mensegmentasikan kontak berdasarkan atribut, perangkat yang digunakan, aktivitas (membuka / klik), tanggal pengguna ditambahkan dalam daftar, dan lain lain. Segmentasi lebih lanjut juga memperbolehkan beberapa kondisi untuk menciptakan sebuah segmen. Sebagai contoh: “Jika pengguna ditambahkan pada Januari 2016” dan “Pengguna berasal dari Jakarta (Atribut)”.

  • A/B Split Test:

https://s16.postimg.org/higak83ud/image.jpg

Ini adalah fitur yang harus dimiliki di setiap alat Marketing Automation sebagaimana fitur ini dapat mengoptimalkan kampanye dan membantu memilih konten kreatif yang tepat atau ‘Call to Action’ atau ‘Subject Line’.

  • Web Engagement:

https://s16.postimg.org/6wwf87xit/image.jpg

Sangat penting untuk memahami apa yang audience Anda sebenarnya cari pada website Anda. 75% dari pemahaman ini dapat diperoleh dengan menggunakan alat otomatisasi. Fitur Web Engagement seperti bar notifikasi, splash screens dengan penawaran diskon berdasarkan tindakan pada halaman produk yang relevan, penawaran diskon yang muncul sebelum pengguna mencoba untuk keluar dari browser, dan lainnya, membuat banyak perbedaan dan dapat mengubah proses keputusan target pengguna Anda sebelum mereka offline.

  • Easy & Real-Time Workflow Creation with Nodal Reporting:

https://s16.postimg.org/b7b33t2lx/image.png

Alat otomatisasi harus memungkinkan Anda untuk membuat alur kerja sederhana namun kompleks. Fitur ini dapat memperdalam pemahaman Anda tentang kinerja Anda di setiap fungsi atau kampanye yang dikirimkan. Hal ini dapat membantu Anda secara efektif mengidentifikasi loopholes.

  • Easy Integration APIs & Plugins:

https://s13.postimg.org/uk2mm5u7r/image.png

Dan terakhir, apa gunanya marketing automation system apabila Anda tidak mampu mengintegrasikannya dengan CRM atau website Anda? Sebuah integrasi yang tidak rumit dan dukungan yang baik memiliki manfaat tersendiri.

Seiring dengan point di atas, sangat penting untuk memiliki tim konsultan yang baik yang tidak banyak perusahaan marketing automation sediakan hari ini. Salah satu yang dapat menyediakan Anda dengan dukungan marketing automation 360 derajat adalah Netcore Smartech. Cobalah, jalankan otomatisasi pertama Anda, dan rasakan perbedaannya.

Age of Customer and the market shift!

Age of Customer adalah zaman dimana pelanggan lebih memiliki power dari sebelumnya, mereka memiliki kemampuan untuk menggeser pasaran dan menentukan kesuksesan perusahaan hanya dalam hitungan detik. Pengaruh iklan pun tidak lagi sebesar dahulu, pelanggan sekarang cenderung lebih mempercayai pelanggan lainnya dengan apa yang mereka katakan tentang perusahaan Anda.

Age of Customer tentunya didukung oleh kemajuan teknologi yang semakin maju. Menurut We Are Social, di Indonesia sendiri terhitung dari total populasi sebesar 262 juta jiwa dengan penetrasi pengguna internet sekitar 51% atau sebesar 132,7 juta jiwa. Nah, dari internet tersebutlah mereka masuk melalui media sosial hingga dapat terkoneksi dengan perusahaan secara real time dan terbuka.

https://s22.postimg.org/j1zmbx8sx/image.jpg

Dari media sosial, perilaku pelanggan cenderung lebih mempercayai ulasan tentang produk atau perusahaan dari pelanggan lainnya.

Mengutip dari Bpk. Handi Irawan, CEO Frontier Capital, pada artikelnya yang berjudul Digital Marketing Merubah Struktur, dikatakan bahwa “Peran media sosial yang semakin besar akan membuat pekerjaan divisi Public Relations sangat bergantung pada Digital Marketing. Demikian pula, Digital Marketing harus berhubungan erat dengan divisi IT perusahaan. Tanpa dukungan dari pihak IT, banyak strategi Digital Marketingtidak akan berhasil diimplementasikan. Digital Marketing biasanya banyak berhubungan dengan database dan data-data transaksi lainnya. Demikian pula, Digital Marketing banyak berhubungan dengan divisi pelayanan dan operasional. Website dan media sosial merupakan salah satu kontak layanan yang sudah banyak digunakan untuk menampung keluhan pelanggan sekaligus sebagai alat komunikasi untuk meningkatkan kualitas pelayanan pelanggan.”

Di Age of Customer, menjual hanyalah satu bagian kecil dari puzzle. Di era baru seperti sekarang ini, kepuasan dan pelayanan pelanggan adalah prioritas tertinggi. Anda butuh strategi yang dapat membuat pelanggan Anda mendapatkan semua hal tersebut. Salah satunya adalah dengan cara terkoneksi dengan pelanggan Anda lebih dalam. Memang hal tersebut crucial, tapi itu juga dapat meningkatkan dan membangun hubungan yang touching dengan pelanggan Anda. Dengan strategi yang tepat, Anda dapat membangun komunitas yang kuat darievangelists di antara pelanggan dan membuat pengalaman pelanggan yang lebih berarti.